Pages

May 14, 2013

Jus Strawberry Pencegah Penyakit Kanker

Nama Latin buah Strawberry / Stoberi ini adalah Fragaria. Buah mungil berwarna merah dan berbintik hitam ini sangat baik bagi kesehatan. Rasanya yang manis dan sedikit masam membuatnya banyak digemari. Kandungan vitamin C yang terdapat dalam buah Strawberry lebih banyak dibandingkan 1 buah jeruk orange, karena Strawberry memberikan 94 miligram vitamin C atau 1,5 kebutuhan vitamin C harian.

Banyak manfaat dari mengkomsumsi vitamin C, antara lain menjaga kesehatan gigi dan gusi anak-anak tetap sehat, membantu penyembuhan luka dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi serta menjadi antioksidan yang membantu mengurangi resiko beberapa jenis kanker.

Delapan buah Strawberry atau 1 gelas Strawberry hanya mengandung 50 kalori dan tidak mengandung kolesterol atau asam lemak jenuh. Jumlah yang sama juga memberikan 30 mikrogram (ug), asam folat. Jumlah ini setara dengan 7,5 persen kebutuhan asam folat harian untuk ibu hamil, yakni 400 ug. Asam folat ini penting untuk mencegah cacat tabung syaraf pada janin. Disamping itu, 1 gelas Strawberry juga mengandung skitar 270 miligram potassium, dimana potassium merupakan salah satu mineral yang disarankan ada dalam menu makanan bagi orang yang ingin menurunkan tekanan darah. Jumlah yang sama juga megandung sekitar 4 gram serat, yang dapat membantu menurunkan kadar lemak kolesterol darah dan menyehatkan saluran pencernakan. Buah Strawberry juga mengandung senyawa-senyawa fitokimia yakni asam ellagik, kuersetin, kaempferol, asam fenolat dan antosianin yang diketahui dapat mencegah penggumpalan darah, salah satu penyebab orang kena serangan jantung atau stroke.



Strawberry dan Kanker

Berdasarkan penelitian, jumlah aktioksidan yang di kandung buah Strawberry mencatat skor tertinggi. Dimana antioksidan merupakan senyawa yang bisa melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oleh bahan-bahan penimbul kanker. Cara bekerja antioksidan adalah dengan mencegah atau mengganggu yang dapat mengarah ke pembentukan sel-sel kanker.

selanjutnya...



Baik zat-zat tertentu dalam Strawberry maupun Strawberrynya sendiri ternyata punya sifat anti kanker. Dalam suatu percobaan terhadap ekstrak Strawberry oleh Departemen of Agirculture AS, ekstrak tersebut menunjukkan daya hambat yang besar terhadap pertumbuhan sel kanker serviks maupun sel kanker payudara. Beberapa studi juga menunjukkan, asam ellagik yang ada dalam Strawberry bisa menghambat kanker paru-paru, kerongkongan, payudara, kulit, dan kanker hati yang diakibatkan oleh pencernaan bahan-bahan kimia. Dalam percobaan dengan sel kanker payudara, asam ellagik bisa menghambat pertumbuhannya sampai 45 persen. Kuercetin yang ada dalam Strawberry juga bisa menghambat pertumbuhan kanker prostat dan kanker payudara.
 

©2009 Unique Views | by TNB |